Tuesday, July 15, 2014

Seniority in Indonesia

Gue harus setuju sama pernyataan tentang senior sma (mostly) itu gila hormat. I have just started my sophomore year from yesterday. I remember how pathetic I was when it comes to orientation week. SMA gue merupakan sebuah instansi dimana yang para muridnya sudah teriorientasi untuk dendam sama adek kelasnya, walaupun mungkin nggak semua. Dulu, gue terbebani banget pas mos, karena tugasnya emang lumayan berat, terus senior nya nyebelin (banget!). Sampe kesel sendiri, tapi nganggepnya mereka lucu aja, masuk kelas, banting pintu, marah-marah, ain't got any sense, at all. Sudah gue sadari, semenjak gue smp, ketika gue jadi senior, pas kelas 8, ada anak kelas 7 masuk. Beberapa temen gue ada yang menilai bahwa adek kelas ada yang kurang ajar. Setiap senior yang punya adek kelas, beberapa menilai bahwa junior nya itu songong. Setiap senior pasti menilai adek kelasnya kurang ajar, entah dari sisi mana. Gue bodo amat dia mau kayak gimana, kecuali kalo dia ganteng, ya siap-siap aja lo gue usik. Gak deng.
Ketika sma, semuanya berubah jadi sebuah kehidupan yang keras, dan alhamdulillah gue gak pernah keusik sama yang namanya senioritas, karena juga gue menjauhi. Being a senior doesn't mean you can act freely, lo bisa semena-mena, yang sebagaimana dapat dibilang, lo dendam sama kakak kelas lo, dan lo mau melampiaskannya to our next generation. Sungguh, apakah lo pernah dapet maslahat dari senioritas itu sendiri? Oh gue tau, anak jaman sekarang, melakukan senioritasnya karena mereka merasa HARUS DIHORMATI, karena mereka lebih tua, lebih mengerti kehidupan, which is not true. 
Maaf ya, ini kenapa gue bilang sebenernya gue tau mana yang baik mana yang buruk. Karena gue tau, apa yang baik buat gue, yang harus gue lakukan, yang nantinya akan berimbas positif bagi gue, walaupun beberapa hanyalah wacana, seperti belajar dengan rajin. Maksud gue disini, gue sebagai kakak kelas, gue gak bakal mengusik kehidupan kalian, wahai adik-adik kelasku. Karena gue disini gak mau tau apa yang lo lakuin, gak mau ngurusin kalian-kalian yang out of my responsibility, yang bukan tanggungan gue di akhirat nanti, kecuali salah satu dari kalian adalah jodoh gue #eh #gelikan #maaf. 
Dan bagi generasi penerus yang seumuran gue, dan yang umurnya diatas gue beberapa tahun, tolong deh, tolong mikir, adek kelas juga gak bakal berlaku semena-mena, if you don't make senses. Jangan tengil, jangan harap adek kelas untuk menghormatin lo berlebih, kalo lo gak bisa menghargai adek kelasnya itu sendiri. Don't you wish to get a great feedback dari yang lain, kalo lo juga gak bisa memulai yang baik. Coba inget deh, lebih baik memberi daripada menerima. So, if you wish to be respected, appreciate them first. Katanya senior, berarti, think more mature, dong? :)

Friday, July 04, 2014

Definitional's 5th Party

Yesterday was definitional's 5th party which was held at Dita's home. How was it? No, I can't describe you in words, you just need to be me, to know how it felt. It was more than great, fun, yet so exciting and all. Definitional is the 2nd rsbi batch in pbsiijhs. Angkatan rsbi yang menurut gue itu gak neko-neko, terus anak-anaknya tau batas dan umur. Mainan kita gak sotr atau apapun, mainan kita cuma 1, makan-makan. Because we love foods. ;) That's why I love every pieces of it, maksudnya cinta definitional from head to toes, from low to high, from every moves. Orang-orangnya lovable, insane, dan kompak (as you can see..?) Oh how I love definitional so much.
Kalo boleh diceritain awal mulanya terbentuk definitional, we were consist of 3 international class, yang mana setiap kelas cuma maximal itu muridnya 20ish. Paling banyak pernah sampai 25 sih. Jadi, nama definitional itu merupakan gabungan dari d e f international. Kelas kita pasti around d, or e, or f. And luckily, I've tried all the alphabets, maksudnya, waktu kelas 7, gue 7F, kelas 8, 8E, kelas 9, 9D. And every class has its own greatness.
Back to the topic, jadi ini adalah def's party kelima, dan semua party nya seru dan ini seru banget banget. Soalnya I met people yang udah lama beneran gak ketemu, dan I missed them! Really. Pertamanya, untuk kerumah dita, gue, Nano, dan Putri janjian di mall graha (asyik) untuk berangkat bareng. Mereka berdua juga mau beli film dulu, sih, jadi yaudah deh, sekalian nemenin beli film juga, wlaupun pertamanya dikerjain (yaudah, sabar aja ya nak.) Selesai beli film, kita langsung pergi kerumah dita, mau tau naik apa? Iya, jalan kaki. Berhubung deket dan olahraga (elah.) Dan akhirnya, sampaaai!
Pas udah sampe, kita langsung masuk, eh tapi sapa-sapaan dulu sama semuanya, terus masuk ke rumah dita, mencari rjfc (harus banget bro.) Efek yang dirasakan setelah berjalan kaki sejauh itu (lebay, maaf) adalah kepanasan. Akhirnya, fan yang tadinya buat ngipasin orang kita arahin ke gue, Nano, dan Putri doang. Hahaha, maaf ya semuanya. Udah deh, setelah itu ngobrol-ngobrol, terus ada tamu jauh dateng, ngobrol-ngobrol sampe adzan Maghrib berdendang, akhirnya kita semua buka puasa. Sambil makan-makan ta'jil, terus ngobro lagi, terus akhirnya sholat Maghrib. Gue ikut ronde ke berapa ya, pokoknya diimamin oleh Kiky, yang ujung-ujungnya gue ikut pas rakaat ketiga. Yaudah, yang penting sholat.
Setelah sholat, kita makan besar, makan kfc (besar kan?), terus selepas makan, foto bareng seangkatan, setelahnyaaaaa, main petasan, terus pulaaaang >_<
Happy day indeed! Thank you, loves ♥

Wednesday, May 28, 2014

Pening kepala awa'

Today was the day where I want to bury myself deep down inside the earth. Where nobody no longer knows my existence. Today was such an insane yet so makes me head dizzy. Nah. Today was the first day of final semester paper test. I've never got ready for it. As the school stuffs keep worrying me out, and I had no idea what should I learn first before d-day. Life sometimes full of confusion.
I've got my Wednesday morning quite pretty because I saw him more than twice! Geez, I just can't stand it. He's sooo cute, I can't resist it anymore. By seeing him from the far, it makes me smile unstoppable, die in that place directly, and the world stops spinning for awhile. My life has never been this beautiful. No, I have experienced things more beautiful than this, but this is what describe "beautiful" right now. His smile, his walk, his what. Everything he does is perfection. Lol yes, I know I've been falling to deep, well, it hasn't been 3 months yet, so it's still a "crush", not fall in love. Stahp.
My beautiful Wednesday morning was damaged by Maths. Math, math, go away, I don't wanna see you anymore. The math test was such a little piece of sh*t you know. Ups, sorry for saying too harsh. But my head has been keeping itself dizzy from the day I knew Math. Lol no, I would die earlier if it's true. But math is getting complicated and I'm not ready for it. I sometimes want my kindergarten time back, if only I could. And the point is, my head still dizzy apalagi tambah memikirkan dia. :))